Tak terasa sudah setahun aku menjalani rutinitas baruku semenjak aku lulus kuliah. Aku dinyatakan lulus sebagai Sarjana Pendidikan pada 26 Desember 2012, bertepatan dengan ulang tahunku yang ke 23. Kemudian aku diwisuda pada 9 Maret 2013. Senang...haru..akhirnya setelah proses panjang menjalani kuliah dan skripsi, aku diwisuda. Namun...dalam hati aku bertanya "Setelah lulus aku mau kemana?" Yaa..bagi sebagian besar mahasiswa yang sudah diwisuda, bekerja adalah tujuan selanjutnya..begitu pula denganku...
Flashback sebentar...Sebenarnya,, selama masih di Surabaya ketika masih menjadi mahasiswa, aku sedikit-sedikit belajar untuk bekerja. Setiap sore hari aku memberikan les privat pada 4 anak SD. Satu diantaranya adalah Jasmin,,putri dari bapak kosku. Kemudian ada kakak beradik,Chika dan Erdi serta si ganteng Arel yang tinggal di perumahan elit di Ketintang. Jadwal rutinku adalah Senin-Jum'at, pukul 16.30-18.00 aku di rumah Chika dan Erdi. Senin, Rabu dan Jum'at, di rumah Arel dari pukul 18.30-20.00; dan untuk Jasmin adalah Selasa dan Kamis pukul 18.30-20.00. Aku sering berangkat dan pulang bareng dengan teman kosku,, yang aku anggap sebagai temanku membanting tulang (rada' lebay),, yaitu Chandra. Berangkat dari kos menaiki sepeda mini aku menyusuri jalanan Ketintang. Malamnya, usai memberikan privat, aku sering semayanan dengan Chandra untuk membeli tahu tek yang ada di depan gerbang komplek perumahan Arel. Tak jarang harus kehujanan dan pernah ban bocor di tengah jalan dan harus berjalan untuk sampai kos-kosan. Jadi kangen Chandraaaa..... :* Aku nikmati semua untuk mengisi waktu karena waktu itu sudah tidak ada kuliah, tinggal menyelesaikan skripsi.
Singkat cerita, setelah aku lulus..aku harus menentukan pilihan hidup. Aku putuskan untuk melamar kerja di Surabaya. Surat lamaran kerja pertamaku, aku tujukan pada sebuah sekolah Islam swasta yang ada di Surabaya. Aku melamar di SMA Unggulan Amanatul Ummah, Siwalan Kerto, Surabaya. Kenapa aku memilihnya? Selain karena dekat, alasan lainnya adalah karena ada beberapa teman yang sudah mengajar di sana, dan ada sepupuku yang dulu prnah bersekolah di sana. Oke, masih aku ingat kapan surat lamaran itu mendapat respon dari pihak sekolah. Tanggal 5 Maret 2013 aku mendapat panggilan tes. Semalam sebelum tes, aku nggak bisa tidur karena bingung apa yang harus aku persiapkan. Berbekal pengalaman dari orang tedekatku (uhuk-uhukkk...),, yak Gebya namanya..aku pun mempelajari apa yang nantinya bakal diteskan. Aku getol menghafal doa qunud karena itu adalah salah satu yang diteskan,,hehehe.... Pagi sekitar pukul 07.30, aku diantar oleh Dek Yanuar, adek kelasku yang juga teman kos Gebya. Sampai di depan sekolah, aku masih kikuk. What should I do? Hohoho...akhirnya bonek lah yang jadi modalku. Aku masuk dan menemui bagian kurikulum. Ehem...kurang lebih satu jam..tes wawancara aku jalani. Di tengah tes, Pak Fathkur yang mengetesky tiba-tiba bertaya " Bu, tadi diantar siapa? Suaminya kah?", gubraaaagggggg...ngoookk...aku terperanjak mendengar sekaligus ingin tertawa.. lalu dengan grogi aku jawa " Itu tadi adek tingkat saya Pak". hahaha..Konyol sekalii.... Yap,,oke kemudian dilanjut microteaching aaaannndddd...ini pengalaman pertama mengajar siswa pondok. Hahaha..... Ruame biangett kelasnya... Sampai siang aku di sana, dan pulang sekitar pukul 15.00. Hari-hari sambi menunggu hasilnya, seperti biasa aku menjalani profesi sebagai guru privat. Saat itu, banyak juga temanku yang ingin melanjutkan kuliah dengan ikut program beasiswa dari pemerintah. dalam hati 'Wah boleh juga ini?". aku mulai mencari info tentang BPP-DN dan berfokus pada UNY. Namun sayang sekali, setelah mendekati hari pendaftaran, Ibu tidak memberiku ijin. Beliau ingin aku di Solo saja dengan alasan agar aku bisa sering pulang. Baiklah, aku akui.sejak SMP aku sudah menjadi anak kos,mungkin ini saatnya aku dekat dengan ortu sebelum nantinya ada lelaki yang menikahi dan membawaku wkwkwkwk....
Pada tanggal 18 Mei 2013, aku mengikuti tes program magister pendidikan sains di UNS, Surakarta. Setelah tes, aku masih tetap kembali ke Surabaya untuk menuntaskan tugasku memberikan privat ke Arel dan Chika karena mereka kelas 6 dan sebentar lagi akan menghadapi ujian nasional. Selama di kos, Dek vivi setia menemaniku..mendengar keluh kesah serta menjadi teman mainku. Sekitar akhir Mei aku mendpaat telepon dari Pak Fatkhur, guru Amanatul Ummah yang mengetesku itu. Beliau bilang, aku diterima di sana dan akanmendapat jadwal mengajar di SMP-BP AU di Pacet. Namun dengan berbagai pertimbangan, termasuk pertimbanga dari orang terdekatku (Gebya, red.) akhirnya aku melepas kesempatan itu. Yaaakkk fokus dengan pengumunan dari UNS, tanggal 8 Juni 2013 hasil tes pun keluar dan yaaaakkkk..tarararararaaaa.. namaku ada di sana. :D Senang sekali rasanya.... Di balik itu, aku juga ingat kata Bapak..Kalau bisa kuliah juga sambi mengajar. Hohoho..lalu akan mengajar dimana aku??? Aku putuskan mencari tempat mengajar di Ngawi sajaa....biar dekat rumah. Aku searching daftar sekolah yang kiranya bisa aku tuju. Dan jadilah dua sekolah swasta dan dua bimbingan belajar yang aku tuju. Empat surat lamaran aku kirim langsung dua hari setelah pengumuman itu. Ehemmm...ajaaiiib,,alhamdulillah tiga dari empat surat tersebut mendapat respon. Dua sekolah Islam dan satu bimbingan belajar. Seminggu setelah itu, aku menjalani tes di bimbingan belajar. Hanya perlu waktu seminggu tes wawancara dan dua kali microteaching, alhamdulillah aku diterima di bimbingan belajar Ganesha Operation Ngawi. Bagiku ini seperti kejutan-kejutan kecil yang beruntun. Gak nyangka, hari itu juga saat aku dinyatakan diterima, aku sudah mendapat pemberitahuan bahwa tiga hari setelah itu, ada diklat pengajar di Kediri. Waoooww..waoww...belum apa-apa sudah diklat..... Next...di dua sekolah islam, lebih tepatnya di SMP Al HIjrah dan SMA Muhammadiyah 1 Ngawi. Di Al Hijrah, aku hanya smepat bicara dengan pemilik yayasan,belum sampai tes karena memang sbenarnya untuk mata pelajaran bilogi melebur dnegan yang lain dalam mapel IPA. Di SMA Muhammadiyah 1 Ngawi, tes aku jalani...tes wawancara, ngaji dan kemampuan komputer. Ohhh...ternyata yang daftar dan tes ada dua orang,jadi ada aku dans atu teman baikku saat SMP. Pekewuhh...sungkaaaannn... tapi aku berusaha biasa aja,,siapapun yang diterima, aku terima. Dan ternyata..aku yang diterima mengajar di sana. Alhamduillaaaaahh yaaa Allah.... yaaa kejutan-kejutan kecil yang tak aku bayangkan sebelumnya. Tanggal 15 Juli 2013 aku mulai masuk di Ganesha Operation dan dua hari setelahnya, aku mulai mengajar di SMA Muhammadiyah 1 Ngawi. Tak lengkap...satu lagi, awal Setember 2013 aku mulai masuk kuliah. Sooo...setiap Senin-Kamis jadwal mengajar di sekolah dan di bimbel. Mulai 07.00-14.00 di sekolah,, lalu 15.00-20.00 di bimbel. Selebihnya?? waahahaa,,Jum'at dan Sabtu kuliah an Minggunya suka-suka sayaaa.. Yaaaaaakkk itulah rutinitas yang aku jalani selama setahun terakhir ini... Rutinitas yang kadang membuat semangat, namun tak jarang juga membuat capek dan jenuh. terlepas dari itu semua,, semoga bisa menginspirasi..bahwa ketika kita terhenti sejenak di suatu titik, maka sebenarnya masih banyak titik-titik di depan sana yang akan terjalin menjadi garis hidup kita. Jelas sekali firman Allah di QS Ali Imran: 159 yang artinya "Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah".
greatt.. alhamdulillah yaah.. :)
BalasHapus